Review Golden Son

Tag

, , , , , , ,


27356062_10212774914220952_8064258277725062828_o

“Tidak penting sebagus apapun mereka mengemasnya. Kita masih terlibat dalam permainan. Kita akan selalu berada dalam pusaran permainan brengsek ini.” (Hal.250)

Blurb

Selama tujuh ratus tahun, rakyatku diperbudak tanpa suara, tanpa harapan. Sekarang aku adalah pedang mereka. Dan aku tidak memberi ampun. Aku tidak lupa. Jadi biar saja mereka berpikir aku milik mereka. Biar saja mereka menyambutku ke dalam rumah mereka, supaya aku bisa membakarnya hingga rata dengan tanah. Darrow, seorang Merah dan penambang di bawah permukaan Mars, kini adalah pemberontak yang ditempa dari tragedi. Setelah menyadari kaumnya dibohongi dan dieksploitasi selama beberapa generasi oleh orang-orang yang menyebut diri mereka kaum Emas, ia pun bersumpah untuk membalas dendam. Dibantu kelompok pemberontak misterius, Darrow menyamar sebagai Emas dan menyusup ke dunia elite itu.

Sekarang, setelah lulus dari sekolah komando Emas dan memantapkan posisinya di tengah para musuh, ia pun melanjutkan misi rahasia untuk menghancurkan mereka dari dalam. Namun, memulai dan memenangkan peperangan yang akan mengubah takdir umat manusia menuntut harga yang sangat mahal. Dan Darrow terlambat menyadari bahwa permainan berbahaya ini jauh lebih mematikan daripada yang ia bayangkan.

Keterangan Buku

Golden SonRating : *****

Judul : Golden Son – Putra Emas (Red Rising #2)

Penulis : Pierce Brown

Penerjemah : Shandy Tan

Editor : Nadya Andwiani & Lingliana

ISBN : 9786020346311

Penerbit Edisi Terjemahan : Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit : Desember, 2017

Format : 520 halaman Paperback

My Review

“Dalam badai yang berkecamuk, jangan mengikat dua perahu menjadi satu, karena perahu-perahu itu akan menarik satu sama lain hingga keduanya sama-sama tenggelam.” – (hal.459)

Udah selesai baca buku ini beberapa hari yang lalu. Tapi masih menata hati karena endingnya. Bukan ending saja sebenarnya, tapi di sekuel kali benar-benat full action sejak bab awal. Kebohongan demi kebohongan, pengkhianatan, kejatuhan dan perebutan kekuasaan menjadi bagian utama dalam novel ini. Romance di buku ini mulai berkembang dan langsung jadi rumit 😂. Tapi gak mendominasi, kadarnya paslah.

Buku ke-2 ini punya pace yang lebih cepat dari buku pertamanya. Adrenalin kita sudah dipompa sejak awal. Tapi pada bagian-bagian tertentu, aku juga ikut emosional. Di sekuel ini kita juga lebih bisa menyelami latar belakang dan pemikiran para penjahat-nya. Dan walaupun twist tentang jati diri Ares cukup mengejutkanku, apa yang terjadi kemudian membuat kejutan ini jadi tak ada apa-apanya. Tuan Brown benar-benar tidak memberiku waktu untuk menarik nafas saat membaca buku ini.

Selain world building yang sempurna – pertarungan di luar angkasa, senjata berupa slingbade yang bisa berubah bentuk sesuai keinginan, bulan dan planet-planet yang dipadati penduduk, mahluk hidup hasil rekayasa genetis – storyline-nya juga tampil tanpa cacat. Untuk kisah sekompleks dan serumit ini, aku gak nemu plothole sama sekali. Apalagi plot twistnya yang muncul tak terduga. Kalau difilmkan entah akan jadi seepik apa nantinya.

“Bukan kemenangan yang membuat kita menjadi pria sejati, melainkan kekalahan. Kaukira leluhur kita tidak pernah kalah? Kau tidak perlu kesal dan merajuk tentang semua ini, dan bersikap seperti tokoh Yunani zaman dulu. Lupakan masalah harga diri. Ini hanya permainan.” — (hal. 34)

Dan endingnya benar-benar “kurang ajar”. Aku benar-benar tak sabaran untuk menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.Boleh tidak aku nodong gramed untuk segera menerbitkan terjemahan Morning Star? Please jangan lama-lama.

Iklan

Review : Red Rising

Tag

, , , , ,


27332052_10212774913940945_6149561881325446240_n

“Tidak ada pihak yang tidak berdosa dalam permainan ini.” — halaman 188.

Blurb

Patahkan belenggunya. Hiduplah untuk tujuan yang lebih berarti.

Bumi sudah sekarat. Darrow seorang Merah, penambang di bawah permukaan Mars. Misinya adalah mengumpulkan elemen-elemen berharga yang kelak akan dimanfaatkan untuk menjinakkan permukaan Mars dan memungkinkan manusia hidup di sana. Kaum Merah adalah harapan terakhir umat manusia.

Itulah yang mereka yakini, sampai Darrow menyadari semua itu kebohongan besar. Mars sudah layak huni—dan sudah dihuni—selama ratusan tahun, oleh orang-orang yang menyebut diri mereka kaum Emas. Mereka adalah golongan yang menganggap Darrow dan kaumnya hanyalah budak remeh yang bisa dieksploitasi dan disingkirkan tanpa ragu

Keterangan Buku
redrising

Rating : *****

Judul : Red Rising – Kebangkitan Merah (Red Rising #1)

Penulis : Pierce Brown

Penerjemah : Shandy Tan

Editor : Nadya Andwiani & Lingliana

ISBN : 9786020332222

Penerbit Edisi Terjemahan : Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit : 2017

Format : 440 halaman Ebook (Gramedia Digital Version)

My Review

Di masa depan, keadaan bumi sudah sangat sekarat. Karena itu orang-orang mulai melakukan ekspansi ke bulan dan planet-planet lain.

Darrow adalah golongan merah, sang penambang. Golongan merah adalah “pahlawan” yang menambang mineral berharga di bawah tanah planet mars. Mineral itu sangat penting untuk membangun permukaan mars menjadi layak huni. Selama ratusan tahun, golongan merah mempercayai hal itu. Sampai sebuah tragedi menimpa Darrow.

Mars ternyata sudah bisa dihuni, bahkan sudah sama seperti bumi. Selama ratusan tahun Darrow dan rakyatnya telah dibohongi. Mereka dipaksa menambang di perut mars, sementara hasilnya dinikmati golongan lain. Berkat bantuan dari para pemberontak dan seorang “pemahat rupa”, Darrow menyamar menjadi bagian dari golongan emas yang menguasai society. Ia masuk ke sekolah elite yang mencetak emas-emas tangguh.

Tapi bukan hanya Darrow yang punya agenda rahasia. Apakah penyamarannya akan terbongkar?
—-
Buku ini kubaca di scoop bulan Desember, dan langsung jadi favoritku. Akhirnya nemu juga novel dystopia yang “cowok banget”. Penggambaran penulis benar-benar detail dan deskripsi tentang kehidupan Mars-nya benar-benar keren.

Di awal alurnya memang agak lamban, tapi begitu penyamaran Darrow dimulai, kita bahkan tak sempat menarik nafas. Seperti janji endorsement di sampulnya, novel ini mempunyai semua keseruan yang ada dalam Game of Thrones dan Hunger Games (versi maskulin :D). Endingnya juga badass menurutku. Konflik di buku pertama selesai, tapi cerita sesungguhnya dari saga ini baru saja dimulai. Novel keduanya, “Golden Son” juga sudah diterbitkan oleh Gramedia.

Blogtour : Asrama (Review + Giveaway)

Tag

, , , ,


23154820_10212079612438842_8728093397265251551_o

Blurb

Kalau manusia masih bisa kita lawan, tapi kalau yang ‘lain’ susah
Dahlia punya ide cemerlang untuk pindah sekolah dari desa ke sebuah asrama putri. Namun, asrama itu ternyata dikuasi oleh geng-geng yang sangat kejam dan semena-mena. Baru saja datang, loker Dahlia sudah dimasuki barang-barang aneh, bahkan tindakan mereka semakin menjadi-jadi setiap harinya

Bertekad membalas dendam, Dahlia dan teman-teman sekamarnya pun bermain-main dengan permainan terlarang. Hanya saja, siapa yang bisa menjamin permainan itu tidak akan balik menyerang mereka?

Belum lagi, asrama itu sepertinya menyimpan sebuah rahasia. Rahasia yang bisa membuat nyawa mereka melayang.

Keterangan Buku

asrama2Judul : Asrama

Penulis : Muhammad Fatrim

Editor : Th. Arie Prabawati

ISBN : 9786026383273

Penerbit : Penerbit Haru

Tahun terbit :September, 2017

Format : 296 halaman Paperback

My Review

Cerita dan plot : ****

Setelah melalui perdebatan dan sedikit drama dengan orang tuanya, Dahlia berhasil masuk ke sebuah sekolah asrama yang diinginkannya. Di asrama itu, Dahlia akan menghuni kamar nomor 206. Dahlia mendapat tiga orang teman sekamar yang akan menjadi sahabat-sahabatnya. Mereka adalah May, lena dan Farah.

Tapi sayangnya di asrama itu terdapat “kasta-kasta” yang mengkotak-kotakkan siswanya. Ada geng Queen yang berkuasa, geng Princess yang berada di bawah geng Queen dan sisanya disebut slave. Murid-murid yang masuk kasta slave sering menjadi bulan-bulanan geng queen. Dahlia dan sahabatnya termasuk salah satu korban. Karena ingin membalas dendam, Dahlia dan teman-temannya memainkan sebuah permainan pemanggil arwah.

“Sebelum itu aku ingin kalian pikirkan baik-baik, karena apa yang kita minta nggak bisa ditarik. Sekali kita melangkah, nggak ada jalan kembali. Ingat!” (hal-49)

Namun sejak saat itu, dahlia sering melihat penampakan-penampakan misterius. Belum lagi mimpi buruknya tentang wanita bernama Angel datang lagi. Tak cukup dengan urusan “mahluk halus” itu, Dahlia juga masih harus dibingungkan dengan teman sekelasnya yang suka muncul dan menghilang secara tiba-tiba, Maria. Maria sering mengucapkan hal-hal yang tidak dimengerti Dahlia. Juga tentang Pak Darus, tukang kebun yang terlihat mencurigakan. Apa yang sebenarnya terjadi di asrama itu?

Cerita tentang asrama berhantu bukanlah hal baru, tapi dalam novel ini penulis menggabungkannya dengan urban legend yang ada di Malaysia – yang juga sering kudengar di daerahku. Hal itu yang membuatku menyukai novel ini. Seperti kepingan puzzle yang saling melengkapi, aku takjub dengan cara penulis mengeksekusi hubungan dari puzzle-puzzle tersebut. Lalu mengkotakkannya pada satu cerita yang utuh.

Gimmik-gimmik adegan horrornya kujamin bisa bikin bulu kuduk merinding, bahkan bagi yang bukan penakut sekalipun. Tapi seperti yang kutulis di atas, aku justru lebih terpesona dengan twist-twistnya. Tadinya aku sempat bingung, akan dibawa ke mana cerita ini. Tapi begitu aku berhasil memecahkan hubungan ke semua peristiwa itu, aku jadi bertepuk tangan sendiri.

“Kamu mau keluar atau kamu sudah tahu?” (hal. 55)

Karakter dan Perkembangan Karakter : ****

Dahlia sebagai tokoh utama dalam cerita ini berhasil menyampaikan cerita sesuai keinginan penulisnya. Karakternya konsisten sejak awal. Walaupun aku masih belum mengetahui apa motivasi Dahlia ingin pindah ke sekolah asrama itu. Tapi itu bukan masalah besar.

Selain Dahlia, jalinan misterinya juga dibangun kuat oleh May, Lena, Farah, Maria, Ira juga dari anak-anak queen dan Princess. Mereka semua berhasil mengecohku selama hampir satu buku. Ada juga Adam yang jadi “crush” Dahlia. Dan kujamin akan jadi idola para pembaca cewek juga :D.

Twist dan Ending : ***

Kalau diibaratkan film horror, penulis menutup kisahnya dengan cara menggabungkan pakem film horror religi klasik dengan tren film-film modern. Maksudku kalau dalam film klasik, ending berarti benar-benar selesai sementara dalam film modern biasanya lebih suka memberikan ending terbuka. Maka novel ini gabungan dari keduanya. Loh koq? :D. Supaya gak penasaran kamu baca sendiri aja. Yang jelas aku cukup puas dengan ending seperti ini. Pertanyaan terbesarku saat membacanya sudah terjawab di akhir.

Twist-twistnya juga cukup membuatku terkejut, walaupun sebenarnya penulis menyisakan detail-detail kecil jika kita teliti. Rasanya pengen kubagi di sini deh, tapi nanti spoiler.

Terjemahan dan Tata Bahasa : ****

Seperti biasa, terjemahan haru tak pernah mengecewakan. Pun dalam novel ini, istilah-istilah slank Malaysia juga dibiarkan tanpa terjemahan. Sebagai gantinya kita dikasih tahu maknanya lewat footnote.

Cover : ****

Aku lebih suka cover versi penerbit haru. Mewakili isi cerita dan seremnya dapet.

Giveaway

Kalau kamu pengen baca juga, novel ini sudah tersedia di toko buku lo. Atau kamu bisa coba peruntungannya dengan mengikuti giveway di fanpage penerbit haru di akhir blogtour nanti. Ayo intip dulu syaratnya :

  1. Punya alamat pengiriman di Indonesia
  2. Follow Twitter @penerbitHaru, serta Instagram-nya @penerbitharu
  3. Share info link blogtour + giveaway #NovelAsrama ini di sosmed kalian (boleh di sosmed apa saja; Twitter, IG, FB dll) dan mention 2 temanmu yang sekiranya tertarik untuk ikutan blogtour ini, sertakan juga hastag #NovelAsrama (wajib).
  4. WAJIB LIKE FANPAGE @penerbitharu. Karena d akhir event blogtour Asrama akan ada GIVEAWAY FINAL di fanpage penerbit pada tanggal 07 Nov 2017 dan syarat untuk bisa ikutan giveaway-nya adalah kalian wajib mengumpulkan semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang ada di setiap host blogtour-nya.
Pertanyaan dari aku adalah:
“Selama tinggal di Asrama, Dahlia tinggal di kamar nomor berapa?”
Untuk menjawab dan mencari tahu semua pertanyaan dari host blogtour Novel Asrama, kalian bisa langsung klik link blog dari semua host dibawah ini.
Banner Blogtour
  1. Pida Alandrian | 28 Oktober

Link Blog: https://collection-of-book.blogspot.co.id/

  1. Diana Fitri | 30 Oktober

Link Blog: http://www.dipiwarawiri.com/

  1. Fuada Nisa | 01 November

Link Blog: http://ulasannisaa.blogspot.co.id/

  1. Gea Harovansi | 03 November

Link Blog: https://bugot.wordpress.com/  (KALIAN SEDANG ADA DISINI)

 

  1. Sapta Resita Putri | 05 November

Link Blog: https://septandbooks.blogspot.co.id/

Book Review : Money, Love, Happiness

Tag

, , , ,


IMG_20171026_061806_987

Tuhan tetap prioritas utama. Lalu keluarga. Baru karir kita, herbaslim. Jangan dibolak-balik urutannya. (hal.178)

Blurb

Lisa, seorang pebisnis yang pintar. ia memimpin sejumlah karyawan di sebuah dealer sepeda motor milik ayahnya. Lisa yang merasa sistem kerja yang ia tawarkan lebih baik dari milik Ayahnya sering membuat ia dan Ayahnya bertengkar karena perbedaan pandangan.

Sampai suatu hari, pertengkaran dia dan Ayanya itu semakin hebat, membuat ia memilih untuk keluar dari perusahaan Ayahnya. Ia berjanji akan membuktikan pada Ayahnya kalau ia bisa mendapatkan uang banyak dengan caranya sendiri.

Tak lama kemudian, Lisa bergabung di sebuah bisnis MLM yang bernama Herbalslim. Ia begitu bersemangat dan berambisi mengejar target.

Dalam waktu singkat, Lisa sudah mendapatkan promosi. Namun ia merasa belum cukup. Ia ingin berada di level yang berpenghasilan ratusan juta per bulan.

Sang Ayah menyuruh Lisa untuk kembali ke perusahaannya karena melihat Lisa bekerja terlalu keras. bagaimanapun sang Ayah mengkuatirkan keadaan Lisa namun Lisa menolak.

Suatu malam, di sebuah event besar Lisa mendapatkan promosi karena pencapaian target yang luar biasa. ia mendapatkan jabatan dan uang yang sangat banyak. Ia begitu bahagia.

Namun di saat yang sama, ia harus kehilangan orang-orang yang di cintainya. Keluarganya, Rado-pacarnya dan Siska-sahabatnya karena selama ini ia tidak menyempatkan waktu banyak bagi mereka.

moneylovehappinessKeterangan Buku

Judul  : Money, love, Happiness

Penulis : Awie Awan

Editor : Th. Arie Prabawati

ISBN : 9789792961041

Penerbit : Sheila Publisher (Imprint Penerbit Andi)

Tahun terbit : 2017

Format : 186 halaman Paperback

My Opinion

Sudah cukup lama aku merindukan bacaan seperti ini. Apalagi cerita tentang MLM ini membuatku sedikit bernostalgia ke masa-masa saat aku kuliah dulu. Saat itu keberadaan MLM cukup populer, tidak seperti sekarang. Dulu banyak juga teman kuliahku yang bergabung dan sukses di MLM ini. Aku sendiri sering juga menghadiri pertemuan mereka, karena biasanya ada snack box atau bahkan nasi bungkus untuk mahasiswa. Maklum, mahasiswa :D.

Di buku ini akan diceritakan bagaimana perjuangan seseorang menggapai posisi tertinggi dalam bisnis ini. Tapi tentu saja bukan hanya itu saja yang dihadapi. Lisa, si tokoh utama harus berdamai juga dengan kehidupan pribadinya. Ia harus bisa mengimbangi antara money, love, happiness. Karena bagaimanapun “Money is not everything”.

Tidak ada uang tidak masalah. Tidak ada inisiatif, masalah besar. (hal. 100)

CERITA DAN PLOT : ***
Ide cerita tentang MLM cukup fresh menurutku. Novel ini gak cuma menyampaikan kisah zero to hero ala-ala novel motivasi sejenis. Tapi juga menunjukkan dampak lain yang terjadi dalam perjuangan seseorang menggapai impian. Pesan yang ingin disampaikan jelas. Dengan menggunakan alur maju yang konsisten, setting waktunya jelas dan tidak rancu.
KARAKTER DAN PERKEMBANGAN KARAKTER : ****
Lisa sebagai karakter utama dalam novel ini punya penokohan yang kuat. Wataknya yang keras masih di batas wajar manysia normal. Meski karakter Lisa sangat menonjol, tak menjadikan dia sebagai one man show dalam kisah ini. Tokoh-tokoh lainnya (bahkan yang hanya muncul sekilas) juga menguatkan cerita. Dan yang paling kusuka adalah gak ada intrik-intrik kotor dalam persaingan Lisa saat mencapai posisinya. Pengalamanku membaca atau menonton kisah sejenis selalu ada antagonis seperti ini. Yang selalu digambarkan terlalu dramatis. Untungnya di novel ini gak ada.
ENDING : ***
Endingnya cukup memuaskan. Tapi menurutku mungkin bisa dieksekusi lebih baik lagi. Mungkin karena keterbatasan halaman juga 😀. Jadi kesannya semua “harus” selesai dalam 12 halaman terakhir. Namun, semua konfliknya selesai tanpa paksaan koq, 😆 mungkin aku yang gak pengen kisah ini cepat-cepat berakhir.
TATA BAHASA : ****
Seperti kubilang saat #obrolinbuku pada hari sebelumnya di instagram. Aku suka bahasa yang diceritakan mas Awie. Lugas dan tidak mendayu-dayu.
COVER: ****
Covernya cakep, instagramable 😆. Tapi blurb di halaman belakangnya bercerita “terlalu banyak” menurutku 😁.
—–
My Rate : 3,6 (very recommended)

Book Review : Then I Hate You So

Tag

, , , , ,


“Suatu malam aku menyadari bahwa aku tidak bisa hidup tanpamu.
Saat aku menyadari hal itu, kau tiba-tiba menghilang”

Semua berawal dari bencana tsunami yang mengguncang Jepang.
Itoyama Luca, mengira dia sudah memiliki segalanya. Kepintaran, karir yang sukses, dan bahkan tampang yang keren. Tapi semuanya seolah tidak berarti setelah bencana itu. Kekacauan di Jepang membuat sebuah perasaan yang sempat menghilang muncul kembali. Dan takdir menuntunnya menyelesaikan perasaan anehnya itu.

Han Naran, model cantik yang wajahnya menghiasi papan iklan Korea itu berhasil menyembunyikan isi hatinya selama tujuh tahun. Bencana alam di Jepang membuat perasaannya itu bangkit kembali dan malah semakin
menggebu.

Keterangan Buku

then i hate you soJudul  : Then I Hate You So

Penulis : Andry Setiawan

Editor : Tia Widiana

ISBN : 978-602-98325-6-3

Penerbit : Penerbit Haru

Tahun terbit : Maret, 2012

Format : 320 halaman Paperback

 

My Opinion

Itoyama Luca adalah seorang programmer sukses yang tinggal di Jepang. Meskipun tampan, ia punya karakter yang bossy, sombong dan menyebalkan. Gempa yang terjadi di Jepang pada maret, 2011 itu telah menjungkir balikkan hidupnya yang terbiasa teratur. Luca ingin cepat-cepat meninggalkan Jepang.

Untungnya, Luca dan sahabatnya dipindah tugaskan ke cabang perusahaan mereka di Korea. Namun sebuah mention twitter dari akun @An4n3bos1 menarik perhatian Luca. Ia penasaran, siapa orang yang begitu menaruh perhatian padanya itu.

An4n3bos1 : @LucaItoyama Konnichiwa, Luca. Apa kabar? Lama Tak Jumpa. Aku mendengar berita bahwa Jepang terkena gempa. Kau baik-baik saja?”

Di hari pertamanya di Seoul, Luca bertemu dengan gadis kikuk yang sepertinya sangat takut padanya. Setelah itu, Luca jadi sering bertemu dengan gadis itu. Dia, Han Naran, ternyata adalah seorang artis K-Pop yang cukup populer di Korea. Perlahan tapi pasti, timbul benih-benih cinta di antara mereka.

Yang tidak Luca ketahui, pertemuan mereka bukan tidak sengaja. Han Naran telah lama merencanakannya. Naran yakin Luca adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kehancurannya di masa lalu. Tapi Naran mulai nyaman bersama Luca. Apakah Naran akan tetap melanjutkan balas dendamnya? Apa yang telah dilakukan Luca sehingga Naran begitu membencinya?

“Setiap puing yang ada di dalam kotak itu menyimpan perasaan sakit di hati Naran. Kecewa. Sedih. Marah. Putus Asa. Titik Awalnya.”

Dengan setting Jepang dan korea, novel setebal 320 halaman ini berhasil mengaduk-aduk emosiku. Benci jadi cinta atau sebaliknya memang sudah sering kali diangkat menjadi tema sebuah kisah romance. Tapi apa yang disampaikan penulis dalam novel ini punya keunikan sendiri.

hannaran

Cerita dan Plot : ***

Novel ini bercerita dengan alur maju mundur yang teratur. Meskipun bukan tema yang fresh, tapi penulis berhasil membuatku baper selama membacanya. Plot yang tertata rapi menjadi salah satu alasan mengapa aku begitu enjoy saat membacanya.Yang paling aku suka adalah penggambaran profesi Naran sebagai artis dan Luca sebagai programmer yang tidak hanya dijadikan tempelan. Aktivitas Naran sebagai selebritis membuat pembaca percaya bahwa Naran memang seorang artis, bukan hanya karena penulis mengatakan demikian. Profesi keduanya bahkan menjadi salah satu sebab penting konflik dalam cerita ini terjadi.

Karakter dan perkembangan Karakter : ****

Han Naran dan Itoyama Luca sebagai tokoh utama dalam novel memiliki karakternya yang kuat. Penulis juga konsisten menggambarkan watak keduanya dari awal sampai akhir. Perkembangan karakter Naran dan Luca juga terasa masuk akal. Karakter lainnya juga muncul dengan porsi yang pas dan menghidupkan cerita dengan kadarnya. Hanya saja aku merasa kurang dapat menyelami perasaan Luca. Mungkin penulis memang sengaja menemapatkan pembaca pada posisi Han Naran saja. Dana aku memang bisa merasakan perang batin dan perasaan yang campur aduk di pikiran Naran.

Ending : ****

Endingnya sesuai dengan ekspektasiku. Penyelesaian konfliknya dieksekusi dengan tepat pada timing yang sesuai. Sehingga efek dramatisnya lebih terasa. Karena sepanjang buku pembaca memang digiring untuk ada di pihak Naran, jadi saat klimaks di acara itu aku juga ikut nyesek.Dan yang paling kusuka adalah endingnya terasa lebih realistis. Penulis tidak berusaha memperbaiki semuanya. Dalam kehidupan nyata kan memang seperti itu, tidak semua hal bisa kembali seperti semula. Tapi semuanya berhak mendapatkan awal yang baru. Dan inilah (menurutku) yang ingin disampaikan novel ini.

Cover : ****

Ini adalah buku haru pertama yang kubaca. Dan salah satu alasanku memilikinya adalah cover buying. Suka banget sama covernya yang didominasi warna biru terang ini. Aku bahkan tak perlu membaca blurb di back covernya.

Secara Keseluruhan : 3,75 (Recommended)