Tag

, , , ,


Judul                     : SURVIVE, A cinematic Thriller

Penulis                  : Nugraha Wasistha

Jumlah Halaman    : 324

Penerbit                 : Ufuk Publishing House

Tahun Terbit          : Februari 2011

Seperti yang ditawarkan judulnya, membaca novel ini memang seperti menyaksikan sebuah cinema thriller. Penulisnya menuliskan detail-detail yang terjadi, seperti gerakan daun-daun. Hembusan angin, sampai twist-twist yang lumrah dalam film horor. Mungkin karena saya memang pecinta thriller, semua itu justru makin mendukung suasana mencekam selama membaca buku ini. Penulisan detail-detail itu jauh dari kesan bertele-tele.

Plot diawali dengan sebuah sekoci yang membawa korban selamat dari sebuah kapal karam. Didalamnya, ada seorang pejabat, seorang aktivis, seorang penceramah, seorang berambut cepak, seorang pemuda udik, sepasang suami istri tionghoa, seorang buronan dan seorang pelacur kecil. Sejak awal kita sudah disuguhi adegan thriller berupa hiu-hiu ganas yang menyerang mereka.

Akhirnya mereka berhasil selamat kesebuah pulau. Namun justru disinilah horor sebenarnya dimulai. Di pulau terpencil itu ditemukan hal-hal aneh, seperti terowongan bawah tanah, ranjau-ranjau militer dan sebuah bangkai pesawat. Siapapun itu, yang jelas ad seorang pembunuh berdarah dingin yang mungkin juga kanibal. (Saya berusaha untuk tidak menampilkan spoiler). Selain ancaman dari monster itu, masing-masing orang punya kepentingan sendiri. Sudah jelas, orang-orang ini bukan orang baik-baik, walaupun juga bukan orang jahat.

Semuanya saling berkhianat, namun perlahan-lahan kita juga mengetahui masa lalu si tokoh. Tepat seperti kata si pejabat dunia ini bukan sinetron, yang tokohnya benar-benar baik atau benar-benar jahat. Selalu ada alasan mengapa seseorang menjadi jahat”tapi saya suka perkembangan karakternya. Endingnya juga twisted sekali.

Tokoh penjahat dalam film ini sedikit mengingatkan saya pada jason dari Fryday The 13th, tapi yang ini jauh lebih mengerikan. Salut untuk penulisnya, bab-bab dalam buku ini benar-benar mampu membuat saya bergidik ngeri.

Mungkin masih jarang novel indonesia yang mengambil tema thriller seperti ini. Kalau difilmkan pasti canggih nih, walau mungkin saya akan menutup mata untuk beberapa adegan😀. Recomend banget nih buat penikmat thriller ataupun yang sudah bosan dengan kisah menye-menye.

Sumber gambar Ufuk Publishing House