Tag

, , , , ,


Cinta dan keikhlasan harusnya duduk berdampingan dan bukannya saling meniadakan. Keikhlasan adalah sejenis cinta yang membebaskan

Pernah nggak, ngerasain kagum yang sebegitunya sama seseorang. Namun di saat yang bersamaan api kecemburuan pun makin meluap-luap. Itulah yang dirasakan Trudy terhadap kakaknya, Magriet. Magriet yang lembut dan penyayang disayangi semua orang. Maka Trudy berusaha mati-matian untuk terlihat lebih menonjol dibanding kakaknya tersebut.

Lalu muncul fajar, pemuda kharismatik yang sebenarnya biasa-biasa saja. Tapi dengan cepat merebut perhatian Trudy. Namun makin lama ia makin menyadari begitu banyaknya persamaan antara Fajar dengan Magriet. Dan Trudy pun tidak bodoh untuk tidak melihat binar-binar di mata fajar ketika menatap Magriet, yang kemudian ia panggil Avilla.

Kenyataannya, Magriet malah lebih memilih Phil. Seorang muallaf yang tak kalah charmingnya. Namun beberapa kejadian membolak-balik takdir ketiga anak manusia ini. Bahkan ketika Trudy mendapat kesempatan untuk hidup bersama Fajar, hati kecilnya akhirnya sadar. Ia memang tak setegar dan seikhlas Magriet, ia tak bisa menerima keadaan Fajar.

***

Novella dengan alur yang sangat cepat, namun tetap saja sesekali berhasil membuat saya berhenti menarik napas karena ikutan emosiaonal. Mbak Iva Afianty memang jagonya bikin drama-drama melankolis romantis seperti ini. Sebelumnya saya juga sudah merasakan sensasinya di serial romantic girls dan Facebook on Love. Walaupun tema di buku ini agak sedikit lebih “berat” sih dibanding novel-novel mbak Iva sebelumnya, apalagi disertai dengan pencarian makna ketuhanan. Namun di situlah poin lebihnya. Dengan space yang sangat terbatas (hanya 184 halaman) dengan konflik rumit tersebut, mbak Iva tetap mempertahankan keapikannya dalam penceritaan. Konflik dan penyelesaiannya dirasa pas dan tidak terburu-buru. Tambahan lagi dengan penceritaan model catatan harian dari masing-masing tokoh utamanya. Sehingga penokohannya benar-benar kuat.

Dan menariknya, kualitas cetakan dari penerbit Indiva makin bagus saja. Kualitas kertas di novel ini udah lebih bagus, covernya juga  kelihatan lebih artistik. Dominasi warna jingganya pas sekali menggambarkann ceritanya. Dari segi editing juga udah perfect, nyaris gak ada typo yang ganggu di buku ini. atau mungkin karena bukunya tipis kali yah. Hehe,😀 Yang masih ganggu menurut saya cuman itu, sinopsis di back covernya yang kepanjangan dan nyaris ngasih tahu semuanya. Pas baca jadi berasa kurang twistnya.😦, tapi overall semuanya udah oke koq. Saya kasih empat bintang di GoodReads🙂

… …  kebahagiaan itu sesungguhnya sederhana. Dia ada dalam hati yang bersyukur, dan ketulusan mencintai serta memaafkan.

About The Author:

(Dikutip di blog pribadinya mbak Iva). Iva Afianty adalah salah seorang penulis indonesia yang cukup produktif, wanita kelahiran 21 mei 1970 itu telah menerbitkan puluhan buku, baik fiksi maupun nonfiksi. Belum lagi karyanya yang tergabung di beberapa antologi bersama. Selain menulis, mbak Iva juga seorang pengusaha dan peneliti. Namun baginya, pekerjaan utamanya tetap adalah seorang ibu rumah tangga.

Keterangan Buku 

Judul Buku            : My Avilla

Penulis                  :Iva Afianty

Penerbit                : Afra Publishing (Penerbit Indiva)

Cetakan Pertama : February 2012

Tebal                     : 184 halaman, paperback

Tareget                  : Dewasa

Genre                      : Romance

ISBN                      : 978-602-82-7749-5