Tag

, , , ,


“Allah tidak pernah salah membuat kejadian-kejadian di dunia. Kita mungkin sering merasa tidak pantas sakit. Kita tidak seharusnya terjerembab. Kita lalu bertanya. Kenapa mesti kita? Padahal ada hikmah yang ingin disampaikan Allah. Ada makna. Hanya saja, akal manusia terbatas sekali untuk menangkap arti kejadian itu. Hanya jiwa yang bijak dan ikhlas saja yang mampu mengerti kata-kata Allah.”

Tita Putri, gadis minang yang tomboy dan penuh semangat, lebih suka menyembunyikan rambut panjangnya di balik topi tenis yang selalu dipakainya. Sekolahnya kedatangan siswa pertukaran pelajar dari Inggris bernama Harry Woodman. Tita dipercaya menjadi contact person buat Harry yang menyebabkan hubungan mereka menjadi dekat.

Berawal dari hubungan persahabatan yang biasa-biasa saja, timbul benih-benih merah jambu di hati keduanya. Meski baik Harry maupun Tita berusaha menolak perasaan itu. Tapi siapa coba yang bisa ngelawan si virus ini. Lewat sebuah adegan dramatis Tita menyatakan kesiapannya untuk “menerima” dan “menunggu” Harry. Dan dimulailah perjalanan cinta kedua insan yang sangat bertolak belakang ini baik dari budaya, kewarganegaraan dan juga kelas sosial.

Yang menarik meski kental sekali nuansa romantismenya. Novel ini tidak melulu fokus pada tarik ulur hubungan Harry dan Tita. Ada juga bagian ketika Tita yang idealis berusaha menyelidiki praktek korupsi di koperasi sekolahnya. Juga kecanggungan budaya antara keduanya. Harry sempat merasa agak aneh melihat keakraban yang “intim” antara teman-teman cowok tita. Karena menurut dia, di negaranya sana usia-usia segitu para cowok udah lebih sibuk untuk menjalin intimacy sama cewek-ceweknya. Nggak kalah menariknya juga sewaktu Harry mengenalkan Tita ke keluarganya yang bener-bener high class.

Well, dalam pendeskribsian perbedaan budaya ini. Mbak Mutmainah memang jagonya banget. Perjalanan cinta Harry dan Tita memang benar-benar panjang dan berliku. Namun justru dalam perjalanan itu masing-masingnya berusaha bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik.

Sebelumnya novel ini juga pernah diterbitkan oleh Syaamil. Dari segi cover, emang cover terbitan Indiva lebih artistik sih. tapi kenapa modelnya mesti mirip justin Bieber yah >,< atau apa ini perasaan saya aja yah.

Tak banyak yang bisa saya kritik dari novel ini. Walaupun nanti ada perjalanan spiritual dari Tita dan Harry juga, tapi ini bukanlah “drama pesantren” ala ayat-ayat cinta. Yang nonmuslim pun tetap bisa menikmati novel ini. Satu yang sedikit mengganjal mungkin hanya dari tokoh Tita-nya. Tokoh ini terlalu mengingatkan saya pada Pingkan (tokoh dari novel mbak Mutmainah yang lain dan lebih dulu populer). Final words : empat bintang untuk buku ini.

Tentang penulis:

Muthmainah memulai debutnya lewat serial Pingkan yang diterbitkan di majalah Annida. Serial ini sangat disukai pembaca sampai diterbitkan secara utuh oleh penerbit Syamil dengan judul “Pingkan : Sehangat Mentari di Musim semi”. Penulis kelahiran Sijunjung, Sumatra Barat yang lama menetap di Inggris ini kerap kali memasukkan budaya-budaya Minang di novelnya. (eh, btw saya sekampung loh sama mbak Imun *penting banget*😀 ). Karya-karya beliau antara lain : Pingkan: Sehangat Mentari di Musim Semi, Rahasia 2 Hati, Pingkan 2: Seperti Daisy di Musim Semi, Muara kasih, Tembang Ilalang dan lain-lain.

Keterangan Buku

Judul Buku            : Rahasia 2 Hati

Penulis                  : Muthmainah

Penerbit                : Pingkan Publishing (Penerbit Indiva)

Tebal                     : 492 halaman, paperback

Tareget                  : Dewasa

Genre                      : Romance

ISBN                      : 978-602-82-7756-3

Sumber Gambar : Annida-Online, Goodreads, Toko Buku Afra,