Tag

, , , , ,


Kriminal, seks dan dendam masa lalu. Ketiga unsur tersebut sering dimasukkan Abdullah Harahap dalam setiap karya-karyanya. Banyak yang mempertanyakan kiprahnya dalam kancah sastra Indonesia. Namun toh akhirnya ia diakui sebagui master gothic Indonesia. Meski berturut-turut muncul penulis baru yang mengikuti jalurnya (dari “sastra kaki lima” sampai penerbit besar) Tetap tak adsa yang menyamai kepiawaian sang master horor. Kekuatan utama dari tulisannya adlah penggambaran detail yang mencekam. Sehingga iklim menakutkan itu sudah dapat dirasakan dari awal.

17661364Lalu tiba-tiba saya menemukan aura kelam yang sama dalam novel ini. Bukan… tidak ada adegan gore yang menjijikkan disini, tidak pula kemunculan mbak kunti dan teman-temannya. Yang mengingatkan saya pada karya Abdullah Harahap adalah kepiawaian Sybill Affiat selaku penulis yang mampu menciptakan iklim mencekam yang sama dengan sang maestro. Bedanya Sybill lebih menekankan pada kehidupan metropolitan yang megah namun juga kelam. Walau teresan lambat di awal, tapi dia mampu membangun suasana menakutkan dengan ritme yang pas.

“Kemalangan beruntun menimpa kehidupan Samara. Setelah kematian sang ibunda, ia didepak dari pekerjaannya. Tak sampai disitu sang suami yang berprofesi sebagai fotografer juga mengalami nasib yang sama. Namun tiba-tiba kehidupan mereka menanjak naik setelah Samara bekerja pada Lea, Wanita hebat bertangan dingin pemilik raksasa jaringan bisnis yang bertahan selam beberapa dekade. Kehidupan mereka menjadi semakin membaik setelah mereka menempati apartemen 666 yang disediakan perusahaan. Keberuntungan akhirnya menjadi teman baik mereka, karir sang suami pun ikut menanjak. Namun ada yang berubah dengan mereka, kemewahan menjadikan mereka liar dan tenggelam dalam kehidupan hedonis kaum borjuis.

Keanehan terjadi dengan kemunculan nenek-nenek mengerikan yang kembali menghantui Samara. Mulanya Samara menganggap hal itu sebagi halusinasi semata, tapi kemudian wanita tua menadatanginya dalam mimpi dan memberikan visi masa lalu yang membuat shock. Semuanya berawal dari dendam berkarat dari berabad-abad lalu. Samara yang meyakini kebenaran itu berusaha melepaskan dari jerat hitam yang telah membelenggu kehidupannya. Ia tahu, hidupnya dipermainkan oleh takdir mengerikan. Yang dihadapinya bukan penjahat biasa, tapi kerajaan iblis yang dipimpinleluhurnya sendiri.”

Terus terang diawal-awal saya sempat lelah mengikuti kehidupan Samara. Barulah dipertengahan buku, penulis menyingkap rahasia demi rahasia. Saya akhirnya mengerti peran narasi-narasi diawal yang (awalnya) saya anggap tidak perlu. Sisi menakutkan yang ditampilkan memang bukan dari sosok mbak Kunti atau mas pocong tapi lebih dari itu. Ketakutan psikologis jauh lebih ditonjolkan. Bravo…, Saya menyukai buku ini, namun tetap ada beberapa keluhan (semoga bisa menjadi masukan :)):

1. Covernya, serius. covernya benar-benar gak banget menurut saya. Sekilas mirip poster film-film horor gak jelas yang booming di bioskop indo. Covernya semoat membuat saya tidak berharap banyak terhadap novel ini. 

2. Alur yang kelewat lambat di awal, namun tiba-tiba dipacu di pertiga akhir cerita. (seperti lari marathon saja :D). Selain itu semua misterinya dibuka begitu saja semuanya. Kalau sedikit demi sedikit menurut saya akan lebih dapet feel horrornya .

3. Tidak adanya sisi spiritualitas yang ditampilkan. Mungkin mbak Sybill ingin terlepas dari pakem-pakem horor dimana masalah diselesaikan oleh ustad/pastur atau paranolmal. Namun menurut saya sedikit kebangetan, karena  Samara hampir tidak pernah mengingat Tuhan. Bahkan setelah ia ingin terlepas dari jerat iblis itu. Mungkin saya yang kurang memperhatikan, tapi saya sama sekali tidak tahu agama yang dianut Samara dan suaminya. 

85a247dfa70f6fef6c0e814f2333c4bbWell, itu tadi keluhan saya. Namun diluar itu semua, buku ini recommend kok khusunya buat pecinta horor. Dan ingat, mungkin sekarang jarang banget ada novel yang benar-benar gothic horor. Dimana iklim menakutkannya “sangat indonesia”, tanpa bayang-bayang novel luar. Great!! Premis ceritanya sendiri sudah sangat meyakinkan. Dan mungkin bisa dikembangkan menjadi sebuah saga. Banyak sekali side story dari cerita “apartemen 666” yang potensial untuk diterbitkan. Semoga penerbit mempertimbangkan hal ini.

Tetap ditunggu karya-karya berikutnya dari mbak Sybill🙂, terus berkarya ya…

Keterangan buku :

Judul Buku            : Apartemen 666

Penulis                  : Sybill Affiat

Editor                    : Triani Retno A.

Penerbit                : Stiletto Books

Format                   : 202 halaman paperback (Januari 2013)

Genre                    : Gothic Horror