Tag

, ,


One Bad Boy. One Lost Girl. They are Each Other Destiny.

ptl

Echo Emerson tidak ingat apa-apa tentang kejadian malam itu. Yang ia tahu, ia menemukan bekas luka parut mengerikan di pergelangan tangannya. Hal itu membuatnya harus selalu memakai sarung tangan untuk meyembunyikan luka itu. Sejak itu kehidupannya berbalik 180 derajat. Dari seorang gadis populer menjadi “mahluk aneh” di sekolah karena ia diisukan bunuh diri. Satu-satunya yang Echoe inginkan adalah kembali menjalani kehidupan normalnya dan mengumpulkan sedikit uang untuk memperbaiki mobil Aires-kakaknya yang meninggal di medan perang. Karena itu ia menerima tawaran Mrs. Collins untuk menjadi tutor bagi Noah dengan imbalan sejumlah uang.

Tidak ada yang tahu bahwa Noah Hutchins dulunya adalah seorang atlit basket potensial. Kehidupannya berubah drastis setelah kebakaran hebat menewaskan kedua orang tuanya. Noah dan kedua adiknya harus tinggal dengan orang tua asuh. Namun karna suatu insiden, Noah dipisahkan dengan kedua adiknya dan waktu kunjungan pun dibatasi. Noah hanya ingin cepat-cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan bagus sehingga bisa mengambil hak asuh adiknya. Karena itu ia bersedia menerima tawaran Mrs. Collins untuk belajar dengan Echoe, siswi aneh yang dengan cepat merebut perhatian Noah.

Dua remaja bermasalah, sepertinya sudah terlalu banyak novel dengan tema seperti ini. Sayapun sebenarnya tidak suka dengan novel romance yang tokoh utamanya bad boy. Tapi tentu saja novel ini pengecualian. Hehe, saya suka jalan ceritanya yang kompleks, serta hubungan tarik ulur antara Noah dan Echoe. Terima kasih banget kepada mbak Astrid yang udah wujud-in Wishful wednesday saya untuk memiliki buku ini😀.

Serial “Pushing the Limits” memang gak hanya menawarkan kisah cinta biasa. Ada isu bunuh diri, kenakalan remaja, serta konflik keluarga juga. Kedua tokoh utama dalam novel pertama ini sama-sama berasal dari broken home. Ibu kandung Echoe ditempatkan di rumah sakit jiwa karena penyakit bipolar. Ayahnya menikahi pengasuhnya yang jauh lebih muda. Sedangkan Noah telah kehilangan keluarganya sejak peristiwa kebakaran itu. Ia selalu mengkhawatirkan bahwa kedua adiknya akan lupa wajah kedua orang tua mereka (karena keduanya masih sangat kecil) lalu perlahan-lahan juga akan melupakan dia. Jadi sebenarnya Noah ini cool banget😀

Ada bagian yang sangat mengahrukan buat saya. Saa t itu Jacob memenangkan lomba mengarang di sekolahnya. Dan ketika ia ditanya siapa pahlawannya, ia langsung menjawab bahwa pahlawannya adalah Noah. Karena Noahlah yang telah menyelamatkannya saat kecelakaan itu. Ia juga mengatakan akan selalu mempercayai Noah. So sweet deh, saya selalu suka cerita tentang persaudaraan kayak gini.

Kemampuan bahasa inggris saya sebenarnya sangat pas-pasan. Tapi untungnya bahasa yang dipakai Katie McGary cukup ringan dan sederhana. Sehingga saya tidak perlu terlalu sering membolak-balik kamus. Empat bintang untuk novel ini. Very recommended😀.

Oh iya, novel ini adalah buku pertama dari trilogi “Pushing The Limits”, buku keduanya “Dare You To” juga sudah diterbitkan (wishing list berikutnya, hehe). Selain itu juga ada satu novella berjudul “Crossing The Line”

Judul Buku            : Pushing The Limits

Penulis                  : Katie McGary

Penerbit                : Mira Ink

Format                   : 416 halaman Paperback (2012)

Genre                    : Romance

 

Postingan ini diikutkan dalam Baca Bareng BBI bulan Juni tema Romance dan Book in English Reading Challenge.