BeautyPlus_20180511145037_save-02

“Aku asisten yang kompeten, wajar kalau diajak survei ke Italia. Aku nggak mengandalkan kerlingan genit, rok mini, atau suara manja merayu,” ~ (hal.9

Blurb

PATAH HATI TERBERAT ADALAH MENCINTAI SESEORANG YANG SELALU ADA DI HATIMU, TAPI TAK BETAH BERADA DALAM PELUKANMU.

***
Ethan Alexander Fahim adalah masalah. Tak hanya ganteng setengah mati, direktur agen perjalanan Pelesiran itu juga punya reputasi memacari asistennya sendiri. Masalahnya, hubungan tak profesional itu biasanya tak bertahan lama dan berakhir tragis: si asisten memutuskan untuk berhenti ketimbang sering-sering bertemu dengan orang yang bertanggung jawab membuatnya patah hati.
Gabriella Rosleen telanjur mencintai pekerjaannya ini. Jadi ketika terpaksa menggantikan asisten lama Ethan yang baru saja berhenti, Gaby berjanji dalam hati untuk tak tergoda pesona bosnya itu. Secara teori, terdengar logis dan gampang—tapi praktiknya?

Hidup Gaby bertambah sulit ketika Ethan meminta—no, menugasinya untuk mendampingi laki-laki itu mengetes paket perjalanan bulan madu yang akan jadi produk baru Pelesiran. Tak hanya selalu bersama bosnya setiap harinya, dia juga harus menikmati perjalanan itu sebagai ‘pasangan’ Ethan. Kalau sudah begini, bagaimana cara Gaby bertahan lebih lama? Perempuan mana yang sanggup melindungi hatinya dari Ethan selama perjalanan romantis di Italia?

Keterangan Buku

IMG_20180511_164935Judul                      : Yes, Boss

Penulis                   : Elektra Queen

Editor                     :  Alit Tisna Palupi

Proofreader          : Tharien Indri

ISBN                       : 9786026113832

Penerbit                : Roro Raya Sejahtera (Imprint Twigora)

Tahun terbit           : Juli, 2017

Format                   : 402 halaman Paperback

My Opinion

“Memaksakan diri untuk bersama orang yang justru tidak sesuai standar yang sudah digariskan sejak bertahun silam, bisa bertahan berapa lama?” ~ (hal 247)

Saat membaca blurb-nya untuk pertama kali, aku sempat bertanya-tanya. “Apa yang membuat seorang pria dewasa melakukan kesalahan yang sama berulang kali, yaitu memacari asistennya sendiri”, sementara pacaran satu kantor aja udah bikin repot ya. Apalagi dengan asisten 😂.

Nah, setelah membaca novel ini, aku mengerti alasannya. Karakter-karakter di novel ini memang digali dengan sangat dalam. Sebagai pembaca, aku bisa memahami mengapa Ethan bersikap kayak gini dan Gaby bisa sedantai itu.

Saat putus dari Vira, asisten sekaligus kekasihnya, Ethan bertekad untuk tidak akan pernah jatuh cinta dengan asisten-nya lagi. Ethan yakin bisa membulatkan tekadnya saat memilih Gaby sebagai asistennya. Gadis itu memang cerdas, tapi jauh berbeda dari kriteria pasangan ideal Ethan. Tapi setelah mengenal kepribadian lain gadis itu, Ethan justru merasakan sesuatu yang berbeda. Melebihi perasaan pada gadis-gadis sebelumnya.

Gaby tahu betul reputasi jelek atasan barunya yang dikenal sebagai pemangsa asisten. Meski sangat mempesona, Gaby bertekad untuk tidak akan menjadi korban Ethan berikutnya. Tapi kebersamaan mereka selama di Itali membuat Gaby mengenal sisi lain Ethan.

Sebenarnya konfliknya memang sesederhana itu. Tapi jalinan ceritanya disajikan dengan sangat menarik. Apalagi saat bagian Ethan dan Gaby pelesir ke Italia, yang membuatku seolah sedang membaca travelogue.

My Review

“Jangan suka bermain-main untuk masalah hati, Bos! Bahaya, tahu!” ~ (hal.224)

Secara keseluruhan, aku menyukai jalinan kisah Ethan dan Gaby. Cukup menghibur dan bikin senyum-seny sendiri. Berikut catatanku untuk novel ini.
➕ Beda dengan office romance biasa. Sebagin besar cerita (termasuk perkembangan hubungan Ethan dan Gaby) terjadi di Italia. Dan deskripsi tentang kota-kota di Italia benar-benar bikin aku mupeng pengen ke sana juga 😆
➕ Perkembangan hubungan Ethan dan Gaby berlangsung alami dan tidak terkesan terburu-buru. Walaupun kalau dipikir sebenarnya dalam kurun waktu yang singkat 😁
➕ Gak cukup dengan menggamarkan keindahan Italia, kita juga dikasih bonus sejarah di tempat-tempat wisata tersebut. Selain itu juga banyak footnote yang menjelaskan istilah-istilah asingnya. Nambah pengetahuanlah pokoknya.
➕ Plotnya rapi dengan pace yang sangat ritmis. Tidak terlalu cepat, tapi juga gak lamban banget. Mampu banget bikin perasaan kita ikut naik turun juga.
➕ Aku suka hubungan persaudaraan Ethan dengan kakak-kakaknya, Barry dan Ian yang menghangatkan hati banget.
➖/➕ Pada beberapa bagian, aku merasakan “too much description” yang kadang gak terlalu relevan dengan ceritanya. Tapi harus kuakui dengan begini, latar yang dibangun jadi makin kuat.
➖ Ada beberapa typo yang kutemukan, misalnya pada halaman 95 ada dua kali kalimat “Gianluigi banyak bercerita” yang ditulis berurutan. Atau pada halaman 297, paragraf ke-6 ada kalimat “lelaki kembali maju”, agak aneh bacanya tanpa disertai kata itu. Tapi selain itu editingnya rapi banget.
➖ Di sampul ada potret wanita feminin yang lagi makai gaun. Sementara sepanjang novel, Gaby digambarkan sebagai cewek dengan dandanan sangat casual dan jauh-jauh dari kesan feminim. Ia juga tak pernah memakai gaun. Jadi agak sulit bagiku membayangkan potret wanita di covernya adalah Gaby 😁.
—-
My rating:
Cerita : 3 🌟
Romansa : 4 🌟
Sensualitas : 1,5 💋 (Novel ini aman, tidak ada adegan dewasanya. Tapi tetap ditujukan untuk new adult ya)

Oh iya, aku juga sempat membuat fantasy cast untuk tokoh Gaby dan Ethan. Ini dia :