Tag

, , , , , ,


Sebetulnya saya baru kenal supernova tahun lalu, hanya beberapa bulan sebelum terbitnya partikel. Berat emang menikmati jaring laba-laba di buku pertama, tapi saya jatuh cinta pada seri ini dari awal. Sehingga dari awalnya coba-coba itu saya akhirnya mengoleksi ke semua serienya. Kebetulan watu itu dapat voucher gramedia, jadi bisa borong serie berikutnya yang versi bentang😀.  Two thumbs up,.. Yang paling saya suka dari serie ini adalah kesungguhan dee dalam memaparkan fakta-fakta ilmiah yang luar biasa. Dan memang Dee mempersiapkan serie ini dengan riset serius dan “panjang”. Bayangkan saja jarak antara buku ketiga (petir) dan keempat (partikel) sampai delapan tahun. Dan menurut Dee, itu dilakukannya karena tidak ingin melahirkan karya yang prematur. Yai, benar-benar berdedikasi bukan. Tapi saya berharap untuk tidak menunggu selama itu untuk buku berikutnya. (oh, please no…)

Berikut opini singkat saya untuk tiap episodenya (saya sudah berusaha untuk tidak menampilkan spoiler) :

images (2)

#1. Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh (321 halaman, 2001, TrueDee)

Dhimas dan Ruben adalah dua orang mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di negeri Paman Sam. Dhimas kuliah di Goerge Washinton University, dan Ruben di John Hopkins Medical School. Mereka bertemu dalam suatu pesta yang meriah, yang diadakan oleh perkumpulan mahasiswa yang bersekolah di Amrik. Pertama kali bertemu mereke terlibat dalam percakapan yang saling menyudutkan satu samalain, hal tersebut dikarenakan oleh latar belakang mereka, Dhimas berasal dari kalangan The have, sedangkan Ruben, mahasiswa beasiswa. Tetapi setelah Ruben mencoba serotonin, mereka menjadi akrab membincangkan permasalahan iptek, saint, sampai acara buka-bukaan bahwa Ruben adalah seorang gay. Ternyata tak disangka-sangka bahwa Dhimas juga adalah seorang gay. Maka jadilah mereka sepasang kekasih, meskipun mereka tidak pernah serumah dalam satu apartemen. Bila ditanya mereka menjawab supaya bisa tetap kangen, tetap butuh usaha bila ingin bertemu satu sama lainnya. Dalam pertemuan di pesta tersebut mereka telah berikrar akan membuat satu karya. Satu masterpiece. Satu tulisan atau riset yang membantu menjembatani semua percabangan sains. Roman yang berdimensi luas dan mampu menggerakkan hati banyak orang.

Untuk buku pertama ini aku masih membaca yang terbitan TrueDee, bukan edisi terbaru yang diurepublish bentang pustaka. Dalam permulaan saga supernova ini Dee membuktikan dirinya sebagai penulis yang serba tahu dan bersungguh-sungguh. Bagaimana tidak, pemaparan ilmiah yang disajikan buku ini tentu telah melampaui riset yang mendalam. Dee bahkan “niat” sekali menjelaskan teori mekanika kuantumnya lebih dari satu halaman. Tapi yang menarik menurutku adalah plotnya diramu seperti lari marathon, lamban di awal, lalu menambah kecepatan, makin cepat dan cepat sekali. Jelas plot seperti membuat pembaca makin terpikat untuk membalik halaman bukunya.

Sebenarnya tema utamanya singkat (awalnya kupikir begitu), yaitu tentang roman yang berusaha dirampungakan oleh Dimas dan Ruben. Cerita jadi menarik ketika mereka menemukan bahwa tokoh-tokoh dalam roman mereka hidup di dunia nyata dan bahkan mengenal mereka. Semuanya jadi bias, tentang siapa sebenarnya menceritakan siapa.

Oke, mungkin buku pertama ini masih tergolong berat. Tapi percayalah ini menjadi awal yang sangat menghibur dalam serial supernova ini. Jadi aku bertekat agar bisa membaca kelanjutannya.

2#. Akar (288 halaman, 2012, Bentang)

Di Bolivia, Gio mendapat kabar bahwa Diva hilang dalam sebuah ekspedisi sungai di pedalaman Amazon. Di Indonesia, perjalanan seorang anak yatim piatu bernama Bodhi dimulai. Bodhi, yang dibesarkan di wihara oleh Guru Liong, akhirnya meninggalkan tempat ia dibesarkan dan bertualang ke Asia Tenggara. Di Bangkok, ia bertemu pria eksentrik bernama Kell yang mengajarinya seni tato.

Setelah melalui petualangan yang berliku di berbagai negara, Bodhi akhirnya kembali ke Indonesia. Ia dipertemukan dengan tokoh punk karismatik bernama Bong. Sejak itu, Bodhi menjadi bagian dari komunitas punk dengan perannya sebagai seniman tato.

Sebuah surat misterius yang ditemukan secara tidak sengaja oleh Bodhi kembali membawanya ke gerbang petualangan baru.

images (1)Dalam buku kedua ini, tidak diceritakan kelanjutan kisah Ruben dan Dhimas. Namun di chapter awal diceritakan tentang hilangnya Diva (tokoh dalam roman Ruben). Lalu pada chapter selanjutnya cerita bergulir tentang Bodhi, pemuda eksentrik yang hidupnya dipenuhi keajaiban. Bersama Bodhi kita diajak mengelilingi Asia. Tak hanya menapaki eksotisme wisatanya, tapi juga pencarian spiritual. Novel kedua ini sarat dengan ajaran budha.

Cerita mengenai Bodhi tidak lagi seberat episode pertama. Menurutku buku ini lebih cocok disebut sebagai novel travellite (seperti serie STPC-nya gagas dan bukune).

3#. Petir (286 halaman, 2012, Bentang)

Dua tahun setelah roman mereka rampung, Dimas dan Reuben mengalami stagnasi. Hingga suatu hari mereka mendapat surat elektronik dari seseorang bernama Gio. Kata “Supernova” yang disebut Gio dalam surat itu menjadi tanda tanya baru sekaligus awal pengetahuan Dimas dan Reuben tentang jaringan yang selama ini melibatkan mereka tanpa disadari.

Sementara itu, di Kota Bandung, seorang gadis sebatang kara bernama Elektra berusaha menyambung hidup. Berawal dari perkenalannya dengan seorang yogini bernama Ibu Sati dan seorang entreprenur muda urakan bernama Toni alias Mpret, hidup Elektra mulai terakselerasi. Dari anak kuper yang tidak punya motivasi, Elektra bertransformasi menjadi seorang pengusaha, dan akhirnya seorang penyembuh.

Setelah nyaman dalam lingkungannya yang baru, hidup Elektra kembali siap diguncang ketika Bong memintanya untuk menolong seseorang yang tak ia kenal bernama Bodhi.

downloadDalam instalmen ke tiga ini, sisi humoris Dee lebih menonjol. Kali ini cerita berjalan lewat narasi Elektra yang kocak. Jujur Petir meruipakan serie supernova yang paling aku sukai. Sama seperti pendahulunya, Petir juga dipenuhi dengan pengetahuan-pengetahuan ilmiah yang sama sekali baru menurutku. Bedanya, bedanya cerita di novel ini lebih berwarna dengan bumbu-bumbu komedi cerdas. Aku juga suka dengan chemistry Elektra dan Mpret yang unik.

4# Partikel (508 halaman, 2012, Bentang)

Di pinggir Kota Bogor, dekat sebuah kampung bernama Batu Luhur, seorang anak bernama Zarah, dan adiknya, Hara, dibesarkan secara tidak konvensional oleh ayahnya, dosen sekaligus ahli mikologi bernama Firas. Cara Firas mendidik anak-anaknya mengundang pertentangan dari keluarganya sendiri.

Di balik itu semua, masih tersimpan berlapis misteri, di antaranya hubungan khusus Firas dan sebuah tempat angker yang ditakuti warga kampung. Tragedi demi tragedi yang menimpa keluarganya akhirnya membawa Zarah ke sebuah pelarian sekaligus pencarian panjang.

Di konservasi orang utanTanjung Puting, Zarah menemukan keluarga baru dan kedekatannya kembali dengan alam. Namun, bakat fotografinya membawa Zarah lebih jauh dari yang ia duga. Di London, tempat Zarah akhirnya bermarkas, ia menemukan segalanya. Cinta, persahabatan, pengkhianatan. Termasuk petunjuk penting yang membawa titik terang bagi pencariannya.

Sementara itu, di Kota Bandung, Elektra dan Bodhi akhirnya bertemu. Secara bersamaan, keduanya mulai mengingat siapa diri mereka sesungguhnya.

13582635Inilah serie supernova paling tebal dan paling lama rentang waktunya dengan episode sebelumnya. Isu yang diangkat dalam novel ini terlalu ekstrim menurutku. yap, selain tentang alam episode ini juga mempertanyakan entitas ketuhanan. Zarah yang menjadi tokoh sentral dalam novel ini sangat jenius. Namun berkat pendidikan dari ayahnya yang nyentrik, Zarah tumbuh menjadi gadis yang sangat kritis. Hal ini menjadi penyebab konflik dengan keluarga dan orang di sekitarnya.

Bukan Dee namanya kalau tidak memberi warna baru pada episode baru supernova ini. Jika pada Akar ia mengetengahkan travelogue dan unsur komedi pada petir, maka dalam partikel ia menyisipkan “nuansa” chicklit. Walau bagian romancenya ini malah bikin nyesak menurut saya, tapi tetap oke dan memperkuat cerita.

Bagian paling menarik dari novel ini menurutku justru ada di chapter awal dan chapter akhirnya. Chapter awalnya kembali menceritakan Dimas dan Ruben. Sementara chapter akhirnya menceritakan pertemuan antara elektra dan Bodhi, ups… semoga spoiler.

Tapi tetap saja chaptrer terakhir itu malah menambah rasa penasaran saya. Sungguh saya tak sabar untuk membaca episode 5 : Gelombang. Semoga segera terbit. Tak sabar bagaimana kelanjutan cerita Dimas, Ruben, diva, Bodhi, Etra dan juga Zarah.